<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Bangkit dan kemudian terpuruk..</title>
	<atom:link href="http://ghe2punya.wordpress.com/2009/03/29/bangkit-dan-kemudian-terpuruk/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ghe2punya.wordpress.com/2009/03/29/bangkit-dan-kemudian-terpuruk/</link>
	<description>Ingin ini, ingin itu, banyak sekali...</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Dec 2009 09:05:49 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: restya</title>
		<link>http://ghe2punya.wordpress.com/2009/03/29/bangkit-dan-kemudian-terpuruk/#comment-329</link>
		<dc:creator>restya</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Nov 2009 06:10:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ghe2punya.wordpress.com/2009/03/29/bangkit-dan-kemudian-terpuruk/#comment-329</guid>
		<description>lg mellow, ya? ckckck

klo merujuk pada bacaan kesukaan saya...

&quot;Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya... (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu&quot; (QS57:22-23)

tapi di sisi lain kita juga didorong untuk berusaha...

&quot; &#039;Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan&#039; &quot; (QS9:105)

ky kt Bung John... ikhtiar+tawakkal

hehe
maaf jadi berat 
abis ndak nemu referensi yang lebih bagus... :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>lg mellow, ya? ckckck</p>
<p>klo merujuk pada bacaan kesukaan saya&#8230;</p>
<p>&#8220;Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauhul Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya&#8230; (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu&#8221; (QS57:22-23)</p>
<p>tapi di sisi lain kita juga didorong untuk berusaha&#8230;</p>
<p>&#8221; &#8216;Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan&#8217; &#8221; (QS9:105)</p>
<p>ky kt Bung John&#8230; ikhtiar+tawakkal</p>
<p>hehe<br />
maaf jadi berat<br />
abis ndak nemu referensi yang lebih bagus&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Ary Miracle</title>
		<link>http://ghe2punya.wordpress.com/2009/03/29/bangkit-dan-kemudian-terpuruk/#comment-309</link>
		<dc:creator>Ary Miracle</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2009 18:14:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ghe2punya.wordpress.com/2009/03/29/bangkit-dan-kemudian-terpuruk/#comment-309</guid>
		<description>gimana yah??
bingung juga,,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>gimana yah??<br />
bingung juga,,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: gwe saja</title>
		<link>http://ghe2punya.wordpress.com/2009/03/29/bangkit-dan-kemudian-terpuruk/#comment-291</link>
		<dc:creator>gwe saja</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2009 02:48:50 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ghe2punya.wordpress.com/2009/03/29/bangkit-dan-kemudian-terpuruk/#comment-291</guid>
		<description>karepmu lah
sing penting marem</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>karepmu lah<br />
sing penting marem</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ghe2</title>
		<link>http://ghe2punya.wordpress.com/2009/03/29/bangkit-dan-kemudian-terpuruk/#comment-273</link>
		<dc:creator>ghe2</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 03:15:23 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ghe2punya.wordpress.com/2009/03/29/bangkit-dan-kemudian-terpuruk/#comment-273</guid>
		<description>@semua : halah,, saya jadi bingung.. ko pada niat2 amat ya komennya? ahaha...
Yah, pokonya thx all.. :-D

@puthut : ini si puthut minta disebut homo ato gimana coba?
gw ngga nemu tulisan ada nyebut homoan ama lw.
brarti lw yang ngerasa kali ya? ahaha</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@semua : halah,, saya jadi bingung.. ko pada niat2 amat ya komennya? ahaha&#8230;<br />
Yah, pokonya thx all.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>@puthut : ini si puthut minta disebut homo ato gimana coba?<br />
gw ngga nemu tulisan ada nyebut homoan ama lw.<br />
brarti lw yang ngerasa kali ya? ahaha</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: puthutp</title>
		<link>http://ghe2punya.wordpress.com/2009/03/29/bangkit-dan-kemudian-terpuruk/#comment-272</link>
		<dc:creator>puthutp</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 11 Apr 2009 09:56:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ghe2punya.wordpress.com/2009/03/29/bangkit-dan-kemudian-terpuruk/#comment-272</guid>
		<description>yah karena postingan di agregator ga nambah2...
gw kembali ke blog2 yang pernah gw komentarin...

@Tommx 
{
   buset Motivasi Berprestasi aja cari bahan di internet...
   gw aja ngarang, kalo ditotal jawabannya ga sampe setengah halaman... :))

   apaan tuh homoan bertiga di belakang?
   gw mah ga ikutan...
   lo aja sono berdua... :))
   si saia mah anak baik2...
}

pesan dari om Obama: &quot;YES WEEKEND&quot;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>yah karena postingan di agregator ga nambah2&#8230;<br />
gw kembali ke blog2 yang pernah gw komentarin&#8230;</p>
<p>@Tommx<br />
{<br />
   buset Motivasi Berprestasi aja cari bahan di internet&#8230;<br />
   gw aja ngarang, kalo ditotal jawabannya ga sampe setengah halaman&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )</p>
<p>   apaan tuh homoan bertiga di belakang?<br />
   gw mah ga ikutan&#8230;<br />
   lo aja sono berdua&#8230; <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> )<br />
   si saia mah anak baik2&#8230;<br />
}</p>
<p>pesan dari om Obama: &#8220;YES WEEKEND&#8221;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Firman Ahmad</title>
		<link>http://ghe2punya.wordpress.com/2009/03/29/bangkit-dan-kemudian-terpuruk/#comment-271</link>
		<dc:creator>Firman Ahmad</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Apr 2009 17:54:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ghe2punya.wordpress.com/2009/03/29/bangkit-dan-kemudian-terpuruk/#comment-271</guid>
		<description>Kenalkan, aku teman Wahyu Fahmy. Dulu aku pernah membaca komentarmu pada salah satu tulisan di blognya. Komentarmu membuatku bertanya-tanya tentang dirimu, tetapi tak perlu dibahas di sini, nanti malah ganti topik. Mungkin nanti kita bisa ngobrol.

Sekarang kubahas tulisan ini saja. Menurutku tulisan ini cukup bagus untuk ditanggapi karena aku memang suka menanggapi sesuatu untuk mengungkapkan gagasan-gagasan yang ada dalam pikiranku. Ya beginiah orang yang banyak pikiran, punya keinginan untuk menumpahkan apa yang ada dalam pikirannya. Kucoba menumpahkannya di sini, ya

Kita dihadapkan pada dua hal: idealisme dan realitas. Memikirkan sesuatu yang ideal mungkin cukup sulit, karena sebagiannya mungkin tidak logis (sebenarnya bukan tidak logis tetapi belum logis), lalu kita harus menghadapi kenyataan yang belum tentu sesuai dengan idealisme.
&quot;Impossible is nothing&quot; merupakan pernyataan yang telah memotivasi diriku untuk berpikir di luar batasan realitas. Maka buatlah impian setinggi-tingginya. Lalu pikirkanlah cara mewujudkan impian itu menjadi kenyataan, dan wujudkanlah, sebisamu. Waktu akan menunjukkannya. Orang zaman dulu mungkin tidak pernah membayangkan bahwa manusia bisa terbang, namun sekarang manusia membuktikannya. Kita boleh punya impian setinggi-tingginya, tetapi ingatlah bahwa Allah-lah yang menentukannya. Kita hanya diperintahkan untuk berusaha dan berdoa.

Apakah kita harus mengalami keterpurukan? Aku pernah mendengar dari seorang trainer saat aku SMA bahwa, &quot;Keberhasilan dan kegagalan merupakan satu paket yang tidak bisa dibeli secara terpisah&quot;. Orang yang ingin berhasil harus mau mengalami kegagalan. Jika kita bisa bangkit dari kegagalan, kita akan bisa menghadapi masa depan dengan lebih baik. Semakin sering kita gagal, semakin banyak pengalaman yang kita dapatkan untuk mewujudkan impian kita menjadi lebih baik. Jika kita sudah tak mampu lagi bangkit dari keterpurukan, maka itu akan menjadi batasan diri kita. Orang besar muncul setelah ia berhasil menghadapi banyak kegagalan yang telah dialaminya.

Segini aja, deh. Kepanjangan gak sih, tulisanku? Aku memang susah untuk bisa menjelaskan sesuatu secara ringkas. Terima kasih sudah membaca tulisanku. Sampai bertemu di lain kesempatan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kenalkan, aku teman Wahyu Fahmy. Dulu aku pernah membaca komentarmu pada salah satu tulisan di blognya. Komentarmu membuatku bertanya-tanya tentang dirimu, tetapi tak perlu dibahas di sini, nanti malah ganti topik. Mungkin nanti kita bisa ngobrol.</p>
<p>Sekarang kubahas tulisan ini saja. Menurutku tulisan ini cukup bagus untuk ditanggapi karena aku memang suka menanggapi sesuatu untuk mengungkapkan gagasan-gagasan yang ada dalam pikiranku. Ya beginiah orang yang banyak pikiran, punya keinginan untuk menumpahkan apa yang ada dalam pikirannya. Kucoba menumpahkannya di sini, ya</p>
<p>Kita dihadapkan pada dua hal: idealisme dan realitas. Memikirkan sesuatu yang ideal mungkin cukup sulit, karena sebagiannya mungkin tidak logis (sebenarnya bukan tidak logis tetapi belum logis), lalu kita harus menghadapi kenyataan yang belum tentu sesuai dengan idealisme.<br />
&#8220;Impossible is nothing&#8221; merupakan pernyataan yang telah memotivasi diriku untuk berpikir di luar batasan realitas. Maka buatlah impian setinggi-tingginya. Lalu pikirkanlah cara mewujudkan impian itu menjadi kenyataan, dan wujudkanlah, sebisamu. Waktu akan menunjukkannya. Orang zaman dulu mungkin tidak pernah membayangkan bahwa manusia bisa terbang, namun sekarang manusia membuktikannya. Kita boleh punya impian setinggi-tingginya, tetapi ingatlah bahwa Allah-lah yang menentukannya. Kita hanya diperintahkan untuk berusaha dan berdoa.</p>
<p>Apakah kita harus mengalami keterpurukan? Aku pernah mendengar dari seorang trainer saat aku SMA bahwa, &#8220;Keberhasilan dan kegagalan merupakan satu paket yang tidak bisa dibeli secara terpisah&#8221;. Orang yang ingin berhasil harus mau mengalami kegagalan. Jika kita bisa bangkit dari kegagalan, kita akan bisa menghadapi masa depan dengan lebih baik. Semakin sering kita gagal, semakin banyak pengalaman yang kita dapatkan untuk mewujudkan impian kita menjadi lebih baik. Jika kita sudah tak mampu lagi bangkit dari keterpurukan, maka itu akan menjadi batasan diri kita. Orang besar muncul setelah ia berhasil menghadapi banyak kegagalan yang telah dialaminya.</p>
<p>Segini aja, deh. Kepanjangan gak sih, tulisanku? Aku memang susah untuk bisa menjelaskan sesuatu secara ringkas. Terima kasih sudah membaca tulisanku. Sampai bertemu di lain kesempatan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Tommx</title>
		<link>http://ghe2punya.wordpress.com/2009/03/29/bangkit-dan-kemudian-terpuruk/#comment-270</link>
		<dc:creator>Tommx</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2009 20:35:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ghe2punya.wordpress.com/2009/03/29/bangkit-dan-kemudian-terpuruk/#comment-270</guid>
		<description>Wow gg wow.,.

Lagi blogwalking nyari bahan ngecap buat UTS MotBer malah terdampar di sini...

Sebenarnya variabel apa si yang berubah ketika kita sedang bangkit atau terpuruk? Yuph beutull,, jawabannya adalah MOTIVASI. Manusia itu memang labil, ada saatnya kita merasa semua bisa kita raih (bangkit/motivasi tinggi), ada juga saatnya kita merasa tidak bisa meraih semua (terpuruk/motivasi rendah). Saat kita terpuruk lalu berusaha untuk mencapai kondisi yang lebih baik dari sebelumnya, itulah yang disebut MOTIVASI BERPRESTASI (sotoy banget lw, Tom!! Kuliah aja duduknya homoan bertiga mulu di belakang).

 &#039;Apakah butuh terpuruk dulu untuk ngebuktiin kalo ternyata ada hal yang ga mungkin? 
Apakah emang bangkit itu sebegitu sulitnya? 
Sampe-sampe harus menyingkirkan mimpi dan “impossible is nothing”..&#039;
==Yeah mungkin pernyataan itu bener untuk orang2 yang LEMAH, justru keterpurukan bisa membuat orang lebih termotivasi untuk mencapai hasil yang lebih baik dari apa yang sudah direncanakan sebelumnya, dari yang tidak mungkin menjadi mungkin, dari mimpi menjadi kenyataan, itulah orang2 yang menerapkan prinsip HIKMAH (seperti comment neng dilla sebelumnya (neng dilla katanyaaaa???? hue)).

&#039;Atau justru mimpi itu harus yang realistis?&#039;
--Noooooooo, dream have no limitation!!! Itulah yang membuat mimpi adalah mimpi. Ada yang bilang kalau semua itu berawal dari mimpi, kalau semua mimpi harus realistis ntar jadinya kehidupan ini statis, ga ada perubahan signifikan yang membuat kehidupan manusia ini semakin maju (atau bisa juga malah menjadi hancur).

&#039;Gimana kalo udah bangkit, tapi kemudian terpuruk lagi?&#039;
--Sebenernya yang berhak menentukan kadar motivasi dalam diri kita itu ya tidak lain dan tidak bukan adalah diri kita sendiri, mo sekali, dua kali, tiga kali sampai n-kali terpuruk pun tetap kita yang menentukan apakah bisa bangkit lagi atau tidak. Itu tergantung kita itu orang yang LEMAH atau bisa mengambil HIKMAH.

//anjir kerasukan apa sih lw, Tom bisa-bisanya ngasi comment beginian??
\\grrrooookkkk, zzzzzzzz, grrzzzzzrooooook
//wew jadi ternyata lw ngasi comment sambil berada di alam mimpi?

/*weh niatnya nyari bahan buat ngecap malah jadi sayah yang ngecap ga jelas di sini*/</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wow gg wow.,.</p>
<p>Lagi blogwalking nyari bahan ngecap buat UTS MotBer malah terdampar di sini&#8230;</p>
<p>Sebenarnya variabel apa si yang berubah ketika kita sedang bangkit atau terpuruk? Yuph beutull,, jawabannya adalah MOTIVASI. Manusia itu memang labil, ada saatnya kita merasa semua bisa kita raih (bangkit/motivasi tinggi), ada juga saatnya kita merasa tidak bisa meraih semua (terpuruk/motivasi rendah). Saat kita terpuruk lalu berusaha untuk mencapai kondisi yang lebih baik dari sebelumnya, itulah yang disebut MOTIVASI BERPRESTASI (sotoy banget lw, Tom!! Kuliah aja duduknya homoan bertiga mulu di belakang).</p>
<p> &#8216;Apakah butuh terpuruk dulu untuk ngebuktiin kalo ternyata ada hal yang ga mungkin?<br />
Apakah emang bangkit itu sebegitu sulitnya?<br />
Sampe-sampe harus menyingkirkan mimpi dan “impossible is nothing”..&#8217;<br />
==Yeah mungkin pernyataan itu bener untuk orang2 yang LEMAH, justru keterpurukan bisa membuat orang lebih termotivasi untuk mencapai hasil yang lebih baik dari apa yang sudah direncanakan sebelumnya, dari yang tidak mungkin menjadi mungkin, dari mimpi menjadi kenyataan, itulah orang2 yang menerapkan prinsip HIKMAH (seperti comment neng dilla sebelumnya (neng dilla katanyaaaa???? hue)).</p>
<p>&#8216;Atau justru mimpi itu harus yang realistis?&#8217;<br />
&#8211;Noooooooo, dream have no limitation!!! Itulah yang membuat mimpi adalah mimpi. Ada yang bilang kalau semua itu berawal dari mimpi, kalau semua mimpi harus realistis ntar jadinya kehidupan ini statis, ga ada perubahan signifikan yang membuat kehidupan manusia ini semakin maju (atau bisa juga malah menjadi hancur).</p>
<p>&#8216;Gimana kalo udah bangkit, tapi kemudian terpuruk lagi?&#8217;<br />
&#8211;Sebenernya yang berhak menentukan kadar motivasi dalam diri kita itu ya tidak lain dan tidak bukan adalah diri kita sendiri, mo sekali, dua kali, tiga kali sampai n-kali terpuruk pun tetap kita yang menentukan apakah bisa bangkit lagi atau tidak. Itu tergantung kita itu orang yang LEMAH atau bisa mengambil HIKMAH.</p>
<p>//anjir kerasukan apa sih lw, Tom bisa-bisanya ngasi comment beginian??<br />
\\grrrooookkkk, zzzzzzzz, grrzzzzzrooooook<br />
//wew jadi ternyata lw ngasi comment sambil berada di alam mimpi?</p>
<p>/*weh niatnya nyari bahan buat ngecap malah jadi sayah yang ngecap ga jelas di sini*/</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: occ</title>
		<link>http://ghe2punya.wordpress.com/2009/03/29/bangkit-dan-kemudian-terpuruk/#comment-269</link>
		<dc:creator>occ</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2009 07:34:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ghe2punya.wordpress.com/2009/03/29/bangkit-dan-kemudian-terpuruk/#comment-269</guid>
		<description>*curhat di awal: apa ini kk? kaga paham lagi...*

@ghe2: ni tampaknya sedikit berkaitan dengan obrolan ga jelas di jam 2 malam sambil nonton bridgette jones bukan? hmm.. yah, mungkin merangkum yang ada..
1. ga ada hal yang ga mungkin, tapi, semua hal juga bergantung pada timing.
2. yang penting itu adalah proses di mana proses melibatkan variabel usaha.
3. gw ga make catetan kaki tapi make catetan kepala lho.. hoho..

@manda dan ghe2 lagi: cie manda, sangat memperhatikan keadaan ghe2, suit2..

@obbie: gw jg ga paham PASRG... huhu..

@dilla: huh, ntar TAMBAH tua tuh muka lu kalo trus mikir yang berat2..

senang ga mengkomen dengan hal yang berat :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>*curhat di awal: apa ini kk? kaga paham lagi&#8230;*</p>
<p>@ghe2: ni tampaknya sedikit berkaitan dengan obrolan ga jelas di jam 2 malam sambil nonton bridgette jones bukan? hmm.. yah, mungkin merangkum yang ada..<br />
1. ga ada hal yang ga mungkin, tapi, semua hal juga bergantung pada timing.<br />
2. yang penting itu adalah proses di mana proses melibatkan variabel usaha.<br />
3. gw ga make catetan kaki tapi make catetan kepala lho.. hoho..</p>
<p>@manda dan ghe2 lagi: cie manda, sangat memperhatikan keadaan ghe2, suit2..</p>
<p>@obbie: gw jg ga paham PASRG&#8230; huhu..</p>
<p>@dilla: huh, ntar TAMBAH tua tuh muka lu kalo trus mikir yang berat2..</p>
<p>senang ga mengkomen dengan hal yang berat <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: ghe2</title>
		<link>http://ghe2punya.wordpress.com/2009/03/29/bangkit-dan-kemudian-terpuruk/#comment-268</link>
		<dc:creator>ghe2</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2009 16:05:17 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ghe2punya.wordpress.com/2009/03/29/bangkit-dan-kemudian-terpuruk/#comment-268</guid>
		<description>@nur : komen anda juga berat kok, saudari nur.. :-P
proses iya juga, tapi itu kan jalan mnuju akhir,,berarti akhir yang baik biasanya ditentuin ama proses yg baik kan.

@mel : gila ini, baru juga tadi pagi blajar learning agent, wow kk wow..

@bung john : jadi intinya 1 kata = usaha, kan? ahaha, panjang skali ini kata2nya, bikin saya bingung, saudara john..


*wow, hampir smua make catetan-kaki yang diapit 2 asteriks, ahaha ga penting*</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@nur : komen anda juga berat kok, saudari nur.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' /><br />
proses iya juga, tapi itu kan jalan mnuju akhir,,berarti akhir yang baik biasanya ditentuin ama proses yg baik kan.</p>
<p>@mel : gila ini, baru juga tadi pagi blajar learning agent, wow kk wow..</p>
<p>@bung john : jadi intinya 1 kata = usaha, kan? ahaha, panjang skali ini kata2nya, bikin saya bingung, saudara john..</p>
<p>*wow, hampir smua make catetan-kaki yang diapit 2 asteriks, ahaha ga penting*</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dwinanto</title>
		<link>http://ghe2punya.wordpress.com/2009/03/29/bangkit-dan-kemudian-terpuruk/#comment-267</link>
		<dc:creator>dwinanto</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Mar 2009 15:17:01 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ghe2punya.wordpress.com/2009/03/29/bangkit-dan-kemudian-terpuruk/#comment-267</guid>
		<description>Dalam dunia ini bukan berarti ketika kita berucap &quot;manusia penuh dengan kelemahan dan kekurangan&quot;, kita bermaksud bahwa kita tidak mampu melakukan apa pun,.
Akan tetapi, dengan kita mengucapkan itu adalah suatu bentuk pengingatan bahwa kita pada dasarnya adalah mahluk Tuhan dan kepada-Nya-lah kita bersandar diri dan mengadu segala keluh kesah,.
Jangan sampai kita menjadikan diri kita sebagai sosok yang serba bisa, namun bukan berarti kita tak mampu melakukan apa pun ketika kita mau berusaha,. :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam dunia ini bukan berarti ketika kita berucap &#8220;manusia penuh dengan kelemahan dan kekurangan&#8221;, kita bermaksud bahwa kita tidak mampu melakukan apa pun,.<br />
Akan tetapi, dengan kita mengucapkan itu adalah suatu bentuk pengingatan bahwa kita pada dasarnya adalah mahluk Tuhan dan kepada-Nya-lah kita bersandar diri dan mengadu segala keluh kesah,.<br />
Jangan sampai kita menjadikan diri kita sebagai sosok yang serba bisa, namun bukan berarti kita tak mampu melakukan apa pun ketika kita mau berusaha,. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
